Serat Optik

Serat Optik

1.      Pengetian Kabel Fiber Optik

Kabel fiber optik adalah sebuah kabel yang didalamnya terdapat serat fiber yang digunakan untuk memantulkan cahaya, yang mana cahaya ini merupakan sebuah data. Kabel ini memiliki fungsi yang sama dengan kabel lainnya, namun memiliki perbedaan dalam mentransfer suatu data.

2.      Struktur Kabel Fiber Optik



(sumber gambar : https://dinanar.blogspot.com/2019/11/struktur-kabel-fiber-optik-secara-umum.html)

2.1  Outer Jacket

      Outer Jacket Berfungsi Sebagai pelindung dari seluruh komponen kabel dari timbunan suatu benda yang berada diatas kabel, menjadi pelindung bagian terluar dari core.

2.2  Strength Member

      Strength Member Berfungsi Sebagai pelindung dari seluruh komponen kabel dari timbunan suatu benda yang berada diatas kabel, dan menjadi pelindung lapisan kedua dari core.

2.3  Cloating

      Cloating berfungsi sebagai pelindung dari core dan cladding, bagian ini terbuat dari karet plastik agar cladding dan core tidak terputus ataupun mengalami kerusakan bila ditekuk, dan menjadi pelindung lapisan ke tiga dari core.

2.4  Cladding

      Cladding berfungsi untuk mengonsentrasikan cahaya agar tidak meyebar, bagian ini merupakan bagian yang sangat penting bagi core, bila tidak ada cladding maka cahaya akan menyebar dan proses transmisi akan terganggu.

2.5  Core

Core berfungsi untuk mentransfer cahaya dari transmiter ke receiver. Bagian ini merupakan bagian inti yang sangat rapuh dan sangat mudah patah bila tidak dibungkus oleh outer jacket, strength member, cloating, dan cladding.

 

3.      Komponen Komponen Fiber Optik

 

3.1  Cahaya pembawa data

Berfungsi untuk mengangkut data yang dikirimkan oleh transmitter untuk di terima oleh receiver.


3.2  Transmitter (Pengirim cahaya)

Berfungsi sebagai pengirim data yang di proyeksikan melalui cahaya dan dikirimkan melalui kabel fiber optik.

 

3.3  Optical Regenerator (Penguat cahaya)

Berfungsi sebagai penguat cahaya yang dikirimkan oleh transmitter agar data yang dikirimkan tidak hilang maupun mengalami kerusakan.


3.4  Receiver (Penerima cahaya)

Berfungsi sebagai penerima data yang telah dikirimkan oleh transmitter.

 

4.      Jenis Jenis Kabel Fiber Optik

4.1  Single Mode

Kabel ini memiliki diameter core sekitar 9 x 10^(-6) meter atau 9 mikron, yang mampu mentrasmisikan cahaya infra red yang panjang gelombangnya 1300 – 1550 nm.

4.2  Multi Mode Index

Kabel ini memiliki Diameter core 50-125 µm dan claddingnya 125-500 µm yang mampu mentransmisikan cahaya infra red yang panjang gelombangnya 850 – 1300 nm.

4.3  Multi Mode Granded Index

Kabel ini memiliki diameter core sekitar 30-60 µm dan claddingnya 100-150 µm.

 

5.      Kelebihan dan Kekurangan Kabel Fiber Optik

 

Kelebihan :

1.      Tahan terhadap korosi

2.      Kecepatan transfer data lebih cepat dibandingkan dengan kabel jenis tembaga

3.      Tidak mengalirkan listrik

4.      Jangkauan penerimaan data yang lebih luas dan jauh

5.      Dapat diinstalasi di tempat dengan kondisi tidak menentu

Kekurangan :

1.      Harga relatif mahal

2.      Transmisi akan terganggu bila core retak maupun terhimpit

3.      Transmisi tidak akan berjalan dengan semestinya bila ujung core tidak halus

4.      Perawatan kabel yang tidak sulit

5.      Instalasi yang rumit


#SMKTelkomMalang

Ditulis oleh : RafieAlz_31 XTKJ 4 

Kamis, 4 Agustus 2022

Comments

Popular Posts